Image and video hosting by TinyPic

Orang yang Sering Melamun Tandanya Punya Otak Tajam

img
Setiap orang pasti pernah melamun dan berkhayal memikirkan masa depan atau sesuatu hal yang indah. Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang pikirannya sering melayang ternyata memiliki otak yang lebih tajam. Mengapa bisa begitu?

Studi terbaru menunjukkan bahwa orang yang sering melamun justru memiliki lebih banyak memori kerja di otak, yang memberinya kemampuan untuk dapat melakukan dua hal pada saat yang sama.

"Mereka yang memiliki kapasitas memori otak yang lebih tinggi melaporkan pikirannya lebih sering melayang (melamun) saat melakukan tugas-tugas sederhana, meskipun kinerja mereka tidak terganggu," ujar Daniel Levinson, psikolog di University of Wisconsin-Madison, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (17/3/2012).


Dalam studi yang hasilnya sudah dipublikasikan dalam Psychological Science ini, peneliti meminta partisipan untuk menekan tombol saat merespons kata-kata yang muncul di layar komputer. Peneliti kemudian akan memeriksa secara berkala untuk menanyakan apakah pikiran partisipan sempat melayang alias melamun.

Yang Tak Boleh Dilakukan Tukang Gigi Berdasarkan Permenkes Baru

img
Dalam peraturan baru Menteri Kesehatan, tukang gigi dilarang melakukan pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Lalu sebenarnya apa saja wewenang yang boleh dilakukan oleh tukang gigi?

"Pekerjaan tukang gigi hanya membuat gigi tiruan lepasan dan akrilik, sebagian atau penuh dan memasang gigi tiruan tersebut," ujar dr H R Dedi Kuswenda, MKes, direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar Ditjen BUK Kemenkes, dalam temu media di Gedung Kemenkes, Jakarta, Sabtu (17/3/2012).

Sementara itu dr Dedi menuturkan ada larangan untuk tukang gigi, yaitu:
1. Dilarang melakukan penambalan gigi dengan tambalan apapun
2. Dilarang memasang gigi tiruan cekat, mahkota
3. Dilarang menggunakan obat-obatan yang berhubungan dengan tambalan tetap atau sementara
4. Dilarang melakukan pencabutan gigi dengan atau tanpa suntikan
5. Dilarang melakukan tindakan medis
6. Dilarang mewakilkan pekerjaan pada siapapun.

Bila Gemuk, Polisi di Inggris akan Dipotong Gaji

img
Menjadi seorang polisi dituntut memiliki kebugaran fisik yang baik karena tugasnya sebagai abdi negara yang melindungi masyarakat. Sayangnya, tidak jarang polisi justru memiliki tubuh yang gemuk, yang bisa saja mengurangi produktivitasnya. Untuk itu, polisi di Inggris akan dikenakan pemotongan gaji bila kedapatan memiliki tubuh gemuk saat tes kesehatan tahunan.

Ada sekitar 64 persen polisi di London yang kelebihan berat badan, gemuk (obesitas) atau tidak sehat. Pada laporan survei terhadap lebih dari 11.500 petugas dan staf di kepolisian London ditemukan bahwa 44 persen polisi kelebihan berat badan, 19 persen mengalami obesitas (kegemukan) dan 1 persen mengalami obesitas parah.

Sebagai solusinya, pemerintah setempat akan membuat suatu peraturan baru. Petugas kepolisian yang tiga kali gagal tes kebugaran harus disiplin dan bisa kehilangan 8 persen dari gajinya, seperti dilansir Reuters, Sabtu (17/3/2012).

Tinjauan ini dilakukan karena pemerintah setempat sedang berusaha untuk membuat pemotongan anggaran sekitar 20 persen dari anggaran polisi, yang merupakan bagian dari langkah-langkah penghematan.
Foto saya
tolitoli, sulawesi tengah, Indonesia